Senin, September 17, 2012

Milih Gubernur Aja Ngalahin Milih Presiden…



            Terus terang saya bukan warga DKI Jakarta, tapi kehebohan Pemilukada di DKI Jakarta membuat saya yang arek Suroboyo ‘terpaksa’ mengikuti perkembangannya supaya gak dibilang jadul. Entah kenapa, Pemilukada di Ibukota Negara kita ini begitu heboh tahun ini. Padahal, sebelum-belumnya tidak pernah. Mungkin benar kata orang…ini gara-gara si “Kotak-Kotak”.
Kampanye kreatif, memanfaatkan benar lifestyle dan media untuk promosi diri dan program, serta mempunyai kemampuan komunikasi interpersonal dan kemampuan melihat permasalahan secara komprehensif. Belum lagi, mereka nampaknya didukung sederet timses yang luar biasa kreatif dan mati-matian mendukung demi kemenangan. Gimana anak-anak muda gak jatuh hati dengan pesona kotak-kotak…sekarang setiap melihat baju kotak-kotak, bahkan bukan di Jakartapun, langsung pikiran saya mengingat JB, tentunya bukan Justin Bieber…
            Ketertarikan saya tidak berhenti hanya di sana…dalam debat di salah satu televisi swasta, saya makin melihat kemantapan baik secara emosi maupun intelek maupun kemampuan mengaplikasikan segala pengetahuan yang dimiliki, benar-benar ada di kedua pasangan ini. Wuah...ini orang hebat...memang benar pemimpin bukan pemimpi...
            Tetapi hal ini juga kemudian  memasuki pergumulan iman, saya bertanya kepada Tuhan…Inikah orang yang akan Kau ijinkan memimpin ibukota? Apakah nanti orang Kristen akan menjadi pemimpin yang terpandang dan tidak mempermalukan Tuhan? Apakah generasi Yusuf dan Daniel akan terulang kembali? 20 September jawabannya…
            Jujur, hati kecil menginginkan JB menjadi pemenangnya…tetapi saya menyadari, Tuhan Maha Kuasa, Maha Bijaksana, Maha Tahu. Manusia boleh mereka-reka…Tetapi jujur sekali lagi, saya berdoa dan bertanya: Tuhan, kalau memang mereka orang baik dan bisa membawa kesejahteraan, apakah nanti kalah dengan orang fasik? Masakan orang benar selalu kalah?
            Sekali lagi, Tuhan Maha Tahu, Maha Bijaksana, Maha Kuasa. Dia tahu yang terbaik untuk umat-Nya, sekaligus bangsa Indonesia. Maka, jikalau nanti 20 September, yang menjadi Gubernur dan Wagub bukan JB, saya tetap harus belajar memuji dan bersyukur…”Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yeremia 29:11).
            So, aku tetap berdoa, berharap, mengikuti perkembangan Pemilukada Jakarta, tetapi aku tetap belajar bersandar, berjalan dalam kehendak-Nya, walaupun nantinya kehendak Tuhan sometimes puzzling…Tuhan berkati Jakarta, Tuhan berkati Gereja-Nya…Tuhan berkati kita semua.
Selamat memilih Jakarta…

(sumber video: http://www.youtube.com/watch?v=kkxZTotQExQ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar