Kampanye
kreatif, memanfaatkan benar lifestyle dan media untuk promosi diri dan program,
serta mempunyai kemampuan komunikasi interpersonal dan kemampuan melihat
permasalahan secara komprehensif. Belum lagi, mereka nampaknya didukung sederet
timses yang luar biasa kreatif dan mati-matian mendukung demi kemenangan.
Gimana anak-anak muda gak jatuh hati dengan pesona kotak-kotak…sekarang setiap
melihat baju kotak-kotak, bahkan bukan di Jakartapun, langsung pikiran saya
mengingat JB, tentunya bukan Justin Bieber…
Ketertarikan saya tidak berhenti
hanya di sana…dalam debat di salah satu televisi swasta, saya makin melihat kemantapan baik secara emosi maupun intelek maupun kemampuan mengaplikasikan segala pengetahuan yang dimiliki, benar-benar ada di kedua pasangan ini. Wuah...ini orang hebat...memang benar pemimpin bukan pemimpi...
Tetapi hal ini juga kemudian memasuki pergumulan iman, saya bertanya kepada Tuhan…Inikah orang yang akan Kau ijinkan memimpin ibukota? Apakah nanti orang Kristen akan menjadi pemimpin yang terpandang dan tidak mempermalukan Tuhan? Apakah generasi Yusuf dan Daniel akan terulang kembali? 20 September jawabannya…
Tetapi hal ini juga kemudian memasuki pergumulan iman, saya bertanya kepada Tuhan…Inikah orang yang akan Kau ijinkan memimpin ibukota? Apakah nanti orang Kristen akan menjadi pemimpin yang terpandang dan tidak mempermalukan Tuhan? Apakah generasi Yusuf dan Daniel akan terulang kembali? 20 September jawabannya…
Jujur, hati kecil menginginkan JB
menjadi pemenangnya…tetapi saya menyadari, Tuhan Maha Kuasa, Maha Bijaksana,
Maha Tahu. Manusia boleh mereka-reka…Tetapi jujur sekali lagi, saya berdoa dan
bertanya: Tuhan, kalau memang mereka orang baik dan bisa membawa kesejahteraan,
apakah nanti kalah dengan orang fasik? Masakan orang benar selalu kalah?
Sekali lagi, Tuhan Maha Tahu, Maha
Bijaksana, Maha Kuasa. Dia tahu yang terbaik untuk umat-Nya, sekaligus bangsa
Indonesia. Maka, jikalau nanti 20 September, yang menjadi Gubernur dan Wagub
bukan JB, saya tetap harus belajar memuji dan bersyukur…”Sebab Aku ini mengetahui
rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku
mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang
penuh harapan” (Yeremia 29:11).
So, aku tetap berdoa, berharap,
mengikuti perkembangan Pemilukada Jakarta, tetapi aku tetap belajar bersandar,
berjalan dalam kehendak-Nya, walaupun nantinya kehendak Tuhan sometimes
puzzling…Tuhan berkati Jakarta, Tuhan berkati Gereja-Nya…Tuhan berkati kita
semua.
Selamat memilih
Jakarta…
(sumber video: http://www.youtube.com/watch?v=kkxZTotQExQ)
(sumber video: http://www.youtube.com/watch?v=kkxZTotQExQ)