Jarang-jarang
ulang tahunku dekat dengan hari-hari penting. Yang paling kuinget adalah tahun
1998 ketika beberapa hari setelah ultahku, seorang presiden besar dari sebuah negara
di Asia mengumumkan pengunduran dirinya. Benar-benar sebuah ulang tahun dengan
situasi yang mencekam.
Tahun
2012 ini hari ultahku berselisih 1 hari saja dengan peringatan hari kenaikan
Tuhan Yesus ke surga.
Bukan
kebetulan pasti. Karena, Puji Tuhan, dengan ibadah kemarin Tuhan mengingatkan
dan menguatkan imanku akan janji kedatangan-Nya yang kedua. Hidup dalam dunia
ini, hidup bagi Dia, tidak ada yang sia-sia dengan pengharapan ini…
Di
akhir dari kotbah, aku diingatkan akan firman dalam 2 Petrus 3. Di mana akan
timbul banyak orang-orang mengejek janji kedatangan ke-2 Tuhan Yesus.
Memikirkan ayat itu, bukan hanya para pengejek itu yang bisa meragukan
kedatangan ke-2, terkadang dalam keseharian hidup kita sebagai anak-anak Tuhan,
janji itu bisa seperti bias dan berlalu. Apa bener ya Tuhan Yesus akan datang
kembali? Kenapa hidup ini seperti mengalir saja…penderitaan dan sukacita silih
berganti. Kepenatan menanggung beban
hidup tetap ada…dan terkadang Tuhan seperti tidak sedang berbuat sesuatu
menolong.
Tetapi,
kupikir, karena itulah Tuhan izinkan kita mengingatkan akan kenaikan-Nya setiap
tahun. Agar kita juga ingat akan kedatangan-Nya yang ke-2 kali. Supaya iman
kita terus diarahkan kepada-Nya, agar pengharapan kita tidak pernah pupus. Agar
kita ingat, dunia ini bukan tempat kita, rumahku di sana seberang langit biru…
Orang tak
percaya boleh mencibir…tetapi kita sebagai anak-anak Tuhan tetap terus seperti
Yohanes, yang berkata: “Amin, datanglah, Tuhan Yesus!” (Wahyu 22:20).
Hari boleh
berganti hari, bulan boleh berganti bulan, tahun berganti tahun…tetapi hidup
kita hendaknya terus dalam pimpinan, penyertaan, dan perlindungan Tuhan. Kiranya
Tuhan boleh terus berkarya dalam hidupku…memakai aku, sekecil apapun itu, menjadi
berkat bagi orang lain…
Amin…Puji Tuhan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar